Snack Cikruh
Basreng Cikruh 1 Kg
Apa Itu “Cikruh”? Bukan Sekadar Pedas Biasa
Dalam obrolan sehari-hari anak muda Jawa Barat, cikruh bukan istilah baku dari kamus bahasa Sunda formal, melainkan bahasa gaul kuliner yang lahir dari lidah para pencinta camilan pedas. Cikruh dipakai untuk menggambarkan satu jenis sensasi rasa yang sangat khas: kuat, pekat, dan “nyegrak” — bumbu yang benar-benar menempel di lidah, menghantam begitu gigitan pertama, lalu meninggalkan jejak rasa yang membekas lama setelah camilan habis dikunyah.
Bukan pedas yang datang sekali lalu hilang, cikruh adalah pedas yang berlapis: gurih bumbu rempah yang pekat berpadu dengan sensasi panas yang perlahan naik, membuat setiap gigitan terasa hidup. Karena karakter rasa inilah, istilah cikruh kemudian melekat sebagai identitas tersendiri di dunia camilan pedas — termasuk pada basreng, salah satu jajanan keripik kulit yang paling digemari lintas generasi.
Cikruh ala Bang Bana, minyak khusus bukan jelantah bekas.
Rahasia kekuatan rasa cikruh yang otentik ada pada bumbu minyaknya. Di Bana Food, minyak yang dipakai untuk meracik bumbu cikruh diproses secara khusus dan didedikasikan hanya untuk keperluan ini — bukan minyak jelantah atau minyak sisa pakai yang didaur ulang. Setiap batch bumbu cikruh kami dibuat dari minyak segar yang diolah tersendiri, sehingga aroma rempahnya keluar maksimal, rasanya bersih, dan yang terpenting, aman dan sehat untuk dikonsumsi.
Komitmen ini yang membuat Basreng Cikruh Bang Bana bukan cuma pedas menggigit, tapi juga camilan yang bisa dipercaya kualitasnya — dari dapur produksi kami di Lawang, langsung sampai ke tangan Anda.





















